Kamis, 22 Desember 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Tolak KLB PSSI, Menegpora Sarankan Arbitrase

Posted: 22 Dec 2011 11:27 PM PST

K. Yudha Wirakusuma - Okezone

BOGOR - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng menyatakan penolakan terhadap digelarnya Kongres Luar Biasa PSSI. Dia juga menghimbau agar dilakukan arbitrase untuk menyelesaikan polemik ini.
 
Di sela-sela rapat evaluasi kabinet di Istana Bogor, Andi mengakui saat ini PSSI memang belum memiliki badan arbitrase sendiri. Tapi bisa menggunakan arbitrase yang dimiliki KONI dan KOI. Arbiterase adalah penyelesaian sengketa dengan bantuan pihak yang netral. Dan menjadi langkah yang tepat menyelesaikan kekisruhan di badan sepakbola tertinggi di Indonesia ini.
 
"Pertama mari kita cari solusinya melalui mekanisme yang ada di dalam dunia olahraga, namanya arbitrase olahraga. Perbedaan pandangan, perbedaan pendapat, ada mekanismenya. Jadi kita bisa menyelesaikan apa isunya," ujar Andi saat ditemui wartawan, Jumat (23/12/2011).
 
Kalau memang PSSI melakukan kesalahan, maka Andi menganjurkan untuk segera melakukan hal tersebut, bukan justru mendesak digelarnya KLB seperti yang tengah ramai disuarakan beberapa anggota EXCO.
 
Mengenai surat dari FIFA Menegpora juga menghimbau agar semua pihak menghormati surat dari FIFA. Asalkan semua dilaksanakan dengan cara yang tepat dan benar. Kalaupun ada yang tidak puas maka diselesaikan dengan melalui badan arbitrase.
 
"Dulu waktu pak George (Toisutta) tidak puas, kami arahkan arbitrase ke FIFA, yang penting tidak terjadi penggulingan. Pak Nurdin (Halid) sendiri kita tunggu sampai masa jabatannya habis. Yang penting diselesaikan dengan baik," sambungnya.
 
Andi juga menyarankan agar Indonesian Super League (ISL) bisa satu atap dan duduk bersama dengan Indonesian Premier League (IPL). "Bisa dibilang begitu satu atap, dulu waktu LPI ingin di bawah PSSI, tapi PSSI menolak, tapi klo PSSI ingin menaungi keduanya ya silahkan," tambah Andi.
 
Sejatinya pemerintah tidak mau turun tangan dan ikut campur masalah dualisme kompetisi. Tapi Andi mengharapkan PSSI bisa melakukan mediasi dengan pihak seberang agar kekisruhan yang sudah akut ini bisa cepat selesai.
 
"Lagipula FIFA tidak suka pemerintah turun tangan, yang ada sekarang KONI harus bisa memediasi. Pemerintah juga pada dasarnya bisa, mari duduk juga bersama-sama para pemain," pungkasnya.
(fir)

Full content generated by Get Full RSS.

Persebaya Kirimkan Sinyal Bertahan

Posted: 22 Dec 2011 10:39 PM PST

SURABAYA - Persebaya Surabaya tampaknya tidak mau gegabah menghadapi tuan rumah Kelantan FC di Stadion Sultan Muhammad IV, Malaysia, nanti sore. Di ajang Unity Cup 2011, Persebaya berniat bermain aman di leg pertama ini.
 
Sinyal bakal bertahan itu diisyaratkan Pelatih Persebaya Divaldo Alves kemarin. Ia akan lebih memperhatikan pertahanan agar tidak kebobolan dan memanfaatkan serangan balik. Jika skenario berjalan maksimal, ia berencana mengambil keuntungan pada leg kedua di Surabaya, 28 Desember nanti. 
 
Belum terkuak formasi macam apa yang bakal diturunkan Divaldo nanti. Namun paling realistis adalah 4-5-1 dengan menempatkan striker tunggal Andrew Barisic dan menumpuk gelandang yang kebetulan banyak dimiliki Persebaya.
 
"Kami tetap berorientasi gol. Namun jauh lebih penting memerhatikan pertahanan, karena masih ada pertandingan kedua. Jika bisa menghindari kekalahan, maka kami akan bisa memanfaatkan keuntungan bermain di kandang nanti," ungkap Divaldo.
 
Dengan menempatkan striker tunggal, maka barisan gelandang akan menopang penyerangan. Pemain dengan kecepatan seperti Andik vermansyah maupun Taufik bisa dijadikan pendukung untuk memanfaatkan celah di Kelantan FC yang diprediksi bakal bermain menyerang.
 
Persebaya juga mendapat keuntungan jika menerapkan strategi bertahan, yakni kembalinya bek tengah Otavio Dutra. Pemain asal Brasil ini akhirnya bisa menyusul ke Malaysia setelah sempat mendapat masalah dengan paspornya. Dutra adalah aset paling berharga di benteng pertahanan Bajul Ijo. 
 
Jika ada ganjalan, tak lain adalah posisi kiper yang hanya memunculkan nama Dedi Iman. Ia menjadi kiper tunggal setelah Endra Prasetya dan Dimas Galih belum bugar. Divaldo tentu bakal berharap Dedi Iman menampilkan performa terbaiknya.
 
"Masuknya Dutra sangat bagus untuk memperkuat pertahanan. Khusus untuk Dedi Iman, saya ingin ia memberikan yang terbaik di pertandingan nanti. Saya percaya pada kemampuannya. Target kami tidak kalah di pertandingan hari ini," tambah Divaldo.
 
Di kubu seberang, Kelantan FC tidak akan memandang enteng kekuatan Persebaya meski hanya membawa 16 pemain dan sebelumnya dikalahkan Semen Padang 0-1 di kandang sendiri. Dilansir situs klub, pelatih Kelantan FC DM Karathu ingin timnya serius di laga nanti.
 
"Persebaya punya materi pemain bagus, kami tetap harus fokus jika tidak ingin mengalami kekalahan. Terutama salah satu pemainnya Andik Vermasnyah yang banyak menjadi perhatian di Malasyia. Jika kalah, kami akan lebih berat di pertandingan kedua," ungkap Karathu.
 
Perkiraan Formasi Pemain:
 
Kelantan FA (4-4-2): Khairul Fahmi (Gk), Subramaniam, Rizal Fahmi, Wan Rohami, Bahdri Radzi (c) (belakang), Khairul Izuan Razali, Zakaria Charara, Danny Antwi, Emmanuel Okine (tengah), Mohammed Ghaddar Mahmoud, Norshahrul Idlan Talaha (depan)
 
Persebaya Surabaya (4-5-1): Dedi Iman (Gk), Oktavio Dutra, Khomad Suharto, Jeffry Prasetyo, Erol Iba (belakang), Mat Halil, Jusmadi, Taufik, Andik Vermansyah, Miko Ardianto (tengah), Andrew Barisic (depan)
(Kukuh Setiawan/Koran SI/fir)

Full content generated by Get Full RSS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar